HIPNOTIS

Selama ini kita mengenal hipnotis dengan konotasi buruk.

hipnotis baik atau buruk

Hipnotis kadang digunakan untuk kejahatan

 

 

Kita sering menghubungkannya dengan kejahatan. Istilah populer yang sering kita dengar adalah gendam, yaitu mempengaruhi kesadaran orang lain dengan tindakan atau sugesti tertentu dengan maksud merampas harta benda yang dimiliki korban. Belakangan, hipnotis juga diperagakan secara terbuka, sebagai suatu petunjukan dengan tujuan menghibur: di jalanan maupun di panggung. Bahkan kini hipnotis diajarkan secara terstruktur.   Orang kini bisa dengan mudah menguasai ilmu hipnotis. Harapan kita tentu mereka menggunakannya untuk tujuan yang bermanfaat, seperti pengobatan.

Literatur telah menunjukkan bahwa awalnya, hipnosis digunakan untuk tujuan pengobatan, khususnya dalam bidang bedah atau operasi. Di kemudian hari hipnosis telah digunakan untuk merawat berbagai gangguan medis, termasuk gangguan kejiwaan atau psikiatris pada anak-anak dan remaja (Olness dan Kohen (1996).

Reaksi psikologis individu terhadap nyeri dipengaruhi oleh banyak variabel, termasuk keadaan afeksi saat ini dan sebelumnya,  personalitas, tingkat kognitif, dan perubahan pola penguatan sosial yang melekat pada perilaku yang terkait dengan nyeri.   Dengan memperhatikan fakta ini, hipnosis bisa membantu mengubah pengalaman nyeri subyektif.

Analgesia hipnosis jelas berbeda dengan placebo pada pasien-pasien yang sangat mudah dihipnosis dan secara signifikan jauh lebih efektif. Sebaliknya, pada para pasien yang tidak bisa dihipnosis, pemberian hipnosis sama fungsinya dengan placebo.

Hasil yang positif juga ditemukan dalam studi hipnosis untuk nyeri paskaoperasi pada anak-anak (Lambert 1996) dan hipnosis untuk manajemen nyeri yang berhubungan dengan ’sickle cell disease’ pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa (Dinges dkk. , 1997).

Hipnosis bisa dijelaskan sebagai suatu kegiatan relaksasi yang bisa mendorong tumbuhnya kekuatan imajinasi untuk membantu pasien mengembangkan strategi baru untuk mengurangi atau mengatasi nyeri dan kecemasan yang terkait yang memperburuk nyeri. Untuk mengetahui bisa tidaknya pasien dihipnosis, perlu dikenali pasien seorang diri, tidak terganggu oleh  adanya orang tua. Setelah itu, namun, khususnya untuk anak-anak kecil, seringkali lebih baik dilakukan bersama dengan orang tua.

Sumber: Terjemahan dari “HYPNOSIS”

 

Leave a Reply