BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK

BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK

 

Anak bisa belajar bahasa Inggris jauh lebih cepat daripada orang dewasa. Itu   berarti pelajaran bahasa Inggris perlu diajarkan sejak usia dini. Anak juga masih terkonsentrasi pada belajar, tidak seperti orang dewasa yang sudah ruwet dengan berbagai urusan dalam kehidupan.

Mengajar bahasa pada anak memerlukan keahlian sinergis berupa keahlian bahasa dan keahlian psikologi pendidikan. Anak belajar dengan caranya sendiri. Orang dewasa harus menuntun dengan cara-cara yang atraktif, dinamis, dan efektif. Belajar sambil bermain adalah salah satu cara yang dianjurkan. Tapi harus diingat bahwa kita harus memilih permainan yang tidak sekedar menghibur, tapi permainan yang edukatif dan inspiratif. Artinya, permainan itu harus mengandung unsur pendidikan yang terstruktur dan tersistem. Misalnya, saat kita mengajari anak menghafal kata melalui permainan, usahakan kata-kata yang digunakan berada dalam satu kategori, misalnya kata benda saja atau kata kerja sama. Permainan yang inspiratif artinya menanamkan gagasan kreatif pada si anak untuk mengembangkan kata yang baru saja dipelajarinya, termasuk perluasan kata dalam rumpun tertentu.

Bernyanyi pun bukan asal terdengar indah. Lagu yang paling pas digunakan sebagai medium latihan adalah lagu yang ’kontekstual’. Artinya, lagu tersebut sebaiknya disertai dengan peraga visual berupa buku atau video. Untuk mempermudah ingatan anak, tunjukkan obyeknya (untuk kata benda), atau peragakan dengan gerakan ( untuk kata kerja). Atau dengan cara lain,  gunakan peraga berupa benda atau tindakan.

Pengajar profesional untuk kursus bahasa Inggris untuk anak-anak harus menguasai bahan (material),  kemampuan mengajar (pedagogi), dan keahlian psikologi pendidikan. Pengajar yang terbiasa mengasuh anak biasanya lebih peka dalam memenuhi kebutuhan bahasa pada anak. Bila kita tidak  mengetahui kebutuhan anak, kita juga tidak akan mampu menentukan apa yang akan kita berikan. Tentu kita juga tidak akan bisa menggunakan metode yang tepat bila kita tidak mengenal karakter anak.

Maka, tugas pengajar untuk membuat belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan anak. Bukankah indah bila murid-murid kita selalu menunggu-nunggu kita datang untuk belajar bahasa Inggris?

 

Leave a Reply