TIPS MENULIS SURAT LAMARAN

Berapa kali anda sudah melamar pekerjaan? Berapa kali pula ditolak? Banyak orang gagal mendapatkan pekerjaan idaman gara-gara surat lamaran yang tidak ‘bernilai jual’. Apalagi harus menggunakan surat lamaran menggunakan bahasa Inggris. Padahal sebenarnya mudah. Kita hanya perlu mengetahui isi surat lamaran (apa yang kita tuliskan) dan cara menulis surat lamaran.   Berikut ini tips menulis surat lamaran yang ‘menjual’.

  1. Pastikan anda sudah mengenal perusahaan (nama, lokasi, bidang usaha, eksekutif,  dan sebagainya).   Ini akan membuat surat lamaran lebih ‘titis’. Anda juga akan terhindar dari salah sebut nama.
  2. Nyatakan bukan saja apa yang anda MILIKI,  tapi apa yang bisa anda BERI pada perusahaan (aspek MANFAAT).   Nyatakan secara konkrit, bahwa karena anda menguasai bidang tertentu, berijasah tertentu, berpengalaman sekian tahun, maka anda bisa memberikan ini dan itu bagi keuntungan perusahaan.
  3. Jangan terikat pada FORMAT KONVENSIONAL yang cenderung  TIDAK EKSPRESIF. Cobalah format yang lebih KOMUNIKATIF.
  4. Nyatakan maksud dengan jelas: MELAMAR KERJA.   Banyak orang yang menulis surat lamaran panjang lebar tapi tidak menyatakan kehendak secara jelas.
  5. Jelaskan alasan mengapa anda tertarik pada lowongan itu. Ingat, alasan jangan SELF-ORIENTED tapi harus COMPANY-ORIENTED. Artinya, apa untungnya bagi perusahaan.
  6. Nyatakan dengan jelas kaitan antara latar belakang ilmu (dan pengalaman) anda dengan tujuan perusahaan secara spesifik.   Misal, nyatakan bahwa anda memegang lisensi MEDIATOR, yang sangat membantu tugas sebagai staf HRD.
  7. Tuliskan rencana kerja anda bila diterima di perusahaan.   Ini menunjukkan bahwa anda orang yang punya konsep kerja y ang jelas.
SUKSES MELAMAR KERJA
Mau melamar kerja? Buatlah surat lamaran kerja yang “menjual”,

Berapa kali anda sudah melamar pekerjaan? Berapa kali pula ditolak? Banyak orang gagal mendapatkan pekerjaan idaman gara-gara surat lamaran yang tidak ‘bernilai jual’. Apalagi harus menggunakan surat lamaran menggunakan bahasa Inggris. Padahal sebenarnya mudah. Kita hanya perlu mengetahui isi surat lamaran (apa yang kita tuliskan) dan cara menulis surat lamaran.   Berikut ini tips menulis surat lamaran yang ‘menjual’.

  1. Pastikan anda sudah mengenal perusahaan (nama, lokasi, bidang usaha, eksekutif,  dan sebagainya).   Ini akan membuat surat lamaran lebih ‘titis’. Anda juga akan terhindar dari salah sebut nama.
  2. Nyatakan bukan saja apa yang anda MILIKI,  tapi apa yang bisa anda BERI pada perusahaan (aspek MANFAAT).   Nyatakan secara konkrit, bahwa karena anda menguasai bidang tertentu, berijasah tertentu, berpengalaman sekian tahun, maka anda bisa memberikan ini dan itu bagi keuntungan perusahaan.
  3. Jangan terikat pada FORMAT KONVENSIONAL yang cenderung  TIDAK EKSPRESIF. Cobalah format yang lebih KOMUNIKATIF.
  4. Nyatakan maksud dengan jelas: MELAMAR KERJA.   Banyak orang yang menulis surat lamaran panjang lebar tapi tidak menyatakan kehendak secara jelas.
  5. Jelaskan alasan mengapa anda tertarik pada lowongan itu. Ingat, alasan jangan SELF-ORIENTED tapi harus COMPANY-ORIENTED. Artinya, apa untungnya bagi perusahaan.
  6. Nyatakan dengan jelas kaitan antara latar belakang ilmu (dan pengalaman) anda dengan tujuan perusahaan secara spesifik.   Misal, nyatakan bahwa anda memegang lisensi MEDIATOR, yang sangat membantu tugas sebagai staf HRD.
  7. Tuliskan rencana kerja anda bila diterima di perusahaan.   Ini menunjukkan bahwa anda orang yang punya konsep kerja y ang jelas.

 

Drs. Supriyono Suroso, MM

pintarbahasa@yahoo.com 081802770167 / 081229878200

Leave a Reply